Pemkot Bandung Dituntut Fokus Recovery Pasca Pandemi Virus Covid-19


Dewan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Andri Rusmana, menilai recovery pasca pandemi wabah virus Corona (Covid-19) menjadi sorotan penting sebab memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk memulihkan seluruh sektor yang menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

Recovery ini tidak bisa dilakukan selama sebulan bisa jadi lebih dari itu untuk memulihkan ekonomi, tidak hanya ekonomi, memulihkan budaya, hari ini kan pekerja seni budayawan juga hari ini terdampak juga, termasuk hari ini yang terjun bebas itu terkait PAD Kota Bandung khususnya dari sektor pariwisata, hotel jelas sepi hiburan juga sepi, kemudian tempat wisata hari ini jelas sudah sepi,” ujar Andri Rusmana, Senin (18/5/2020).

Andri Rusmana
Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung ini mendorong pemerintah Kota Bandung untuk selalu hadir ditengah masyarakat memberikan kejelasan informasi dan menyakinkan masyarakat serta memberikan solusi menghadapi dampak wabah virus Covid-19.

“Pemerintah Kota Bandung harus hadir memberikan kepastian kepada masyarakat sehingga masyarakat sendiri tidak panik biasanya kepanikan itu hadir ketika ada ketidakjelasan informasi dan lain sebagainya. Kita mendorong pemerintah Kota Bandung supaya bisa memberikan informasi dan bisa menyakinkan masyarakat supaya masyarakat juga merasa pemerintah kota hadir ditengah-tengah mereka memberikan solusi,” ujar Andri.

Ia pun mengingatkan kepada tim gugus tugas beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) duduk bersama, segera memikirkan strategi dan solusi terbaik pasca pandemi virus ini agar laju perekonomian kembali normal.

“Pemerintah Kota Bandung juga harus mampu menyakinkan ketika pasca ini apa saja yang akan dilakukan ini harus jelas, road-map nya harus jelas sampai ke penanganan pasca, jadi gugus tugas ini jangan terjebak sampai covid-19 ini selesai tapi pasca ini mau seperti apa. masalah pandemi bukan satu dua dinas tapi ini menjadi isu untuk seluruh OPD di Kota Bandung termasuk masyarakatnya, ego sektoralnya harus sudah mulai dihilangkan hari ini,” ungkap Andri.

Ia menambahkan untuk menangani korban PHK misalnya dinas koperasi mengadakan pelatihan-pelatihan, tujuannya agar bisa berwirausaha sesuai dengan bidang yang ditekuni.





(Ahmad Farid Fakhrullah)

Posting Komentar

0 Komentar