Ketua Fraksi PKS Soroti Proyek PLTSa Gedebage yang Tak Kunjung Terealisasi

 

Pemerintah Kota Bandung sempat berencana untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan Gedebage. Namun proyek itu tak kunjung terwujud.

Mengutip keterangan yang dirilis situs Pemkot Bandung pada 2016, PLTSa ini rencananya berlokasi di Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung dan bakal menghasilkan tenaga listrik di bawah 100 MW. Nilai investasinya tak main-main, yakni sebesar USD 90 juta atau sekitar Rp 850 miliar.

Iman Lestariyono

Iman Lestariyono, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung menyoroti perihal PLTSa yang tak kunjung ada wujudnya ini. Simpang siur kabar, seharusnya PT Bandung Raya Indah Lestari (BRIL) memulai konstruksi pada bulan September 2022 lalu. Namun hingga Mei 2023 ini masih nihil.

Ia mengatakan seharusnya PT BRIL tetap mengajukan report progres terkait PLTSa ini. Sebab sudah sepuluh tahun seharusnya ada perubahaan baik anggaran maupun peralatan yang digunakan.

"Sampai sekarang kalau dari DPRD mendorong mereka memberikan report ya. Pertama terkait kajian terakhir kan nggak bisa pake kajian lama, ada perubahan tidak teknologinya? Jangan-jangan mereka punya rasionalisasi anggaran yang dulu mereka menentukan angkanya, bisa jadi sekarang berbeda. Nah tapi kami tunggu di DPRD itu belum ada pergerakan sampai sekarang," kata Iman.

Ia mengatakan seharusnya Pemerintah lebih tegas dan meminta progres dari PT BRIL tersebut.

"Ya menurut saya sih tidak perlu ada toleransi dari Eksekutif. Kalau memang mereka nggak serius, nggak siap, yaudah mundur aja gitu. Karena kalau kesiapan mundurnya tidak dari mereka, kita juga jadi menyalahi karena mereka kemarin mereka yang menggugat dan dimenangkan, sudah inkrah. Ya harusnya mereka legowo, kita akan buka lagi siapa yang siap," ucap Iman dengan tegas.



 

Ahmad Farid Fakhrullah

Posting Komentar

0 Komentar