Penataan Seke Buka Tanah berada
di RT 05 RW 07 Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung Kota Bandung telah
rampung dan diresmikan, Kamis (19/1) pagi. Penataan fisik mata air mencakup ruang dengan luas
2.750 meter persegi atas biaya yang bersumber dari APBD Kota Bandung. Anggaran
penataan fisik Rp 198,6 juta dan drainase berikut salurannya dan saluran Rp 56,97
juta.
Tujuan utama penataan dalam
rangka konservasi mata air. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memfungsikan area
disekitar seke sebagai ruang publik sekaligus Ruang Terbuka Hijau (RTH).
H. Tedy Rusmawan |
Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengatakan, hadirnya seke ini merupakan upaya dalam melestarikan alam. Sebab, di Kota Bandung terdapat banyak wilayah yang bernama seke, tapi sekenya sudah tidak ada karena sudah semakin berkurang debitnya.
“Saat ini kita bisa menyaksikan
ada satu seke yang bisa kita jaga bersama. Betapa sulit kita hari ini menjaga
lingkungan karena kebutuhan lahan untuk tempat tinggal. Kalau tidak diupayakan
untuk dijaga, maka akan habis dan tak tersisa lagi untuk anak cucu kita,” ungkap
Tedy.
Seke Buka Tanah |
Ia berharap peresmian Seke Buka Tanah menjadi awal yang baik di tahun 2023. Apalagi dengan ditambahnya kebijakan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) sebanyak 2 persen.
“Semoga ini menjadi awal yang
baik dengan kita menghadirkan ruang publik. Setiap jengkal tanah bisa kita
manfaatkan baik untuk konservasi atau yang bermanfaat untuk perlindungan
lingkungan kita,” imbuhnya.
Politisi PKS ini pun mengajak
masyarakat juga turut melesatarikan mata air ini, sehingga bisa mendatangkan
kebermanfaatan bagi anak cucu kelak.
Hayu wargi, kita jaga
kelesatarian alam mulai dari penghijauan disekitar kita.
Ahmad Farid Fakhrullah
0 Komentar