Top Ad unit 728 × 90

Orang Gila Bertanya Pada Sepatu Ustadz Syaikhu




 Ekspresi Syaikhu saat melepas Sepatu dan menatap tonjolan paku

Akhirnya Sepatu Hitam itu sesaat bisa rehat di pukul dua belas seperempat. Seperti biasa Sang Sepatu sejak pagi sudah setia mengantar Calon Wakil Gubernur Jabar itu berputar-putar menemui pendukung dan penggemar. Ibarat sahabat setia, Sepatu Hitam menyertai Ahmad Syaikhu kemanapun pergi. Sama halnya di akhir Februari lalu, jam sepuluh hingga sebelas pagi dirinya diajak ke daerah Padasuka Cimahi. Tentu banyak menyimak curhatan hingga harapan-harapan yang disampaikan buruh yang tergabung dalam GOBSI

Perjalanan berjanjut ke Cimahi Selatan. Sang Sepatu kembali mengantar bakal orang nomor 2 di Jabar. Dalam diam Sepatu Hitam membilang lalu lalang kendaraan penyebab kemacetan...wouw...lebih dua jam. Padahal jarak normal ke masjid Al Islam di Melong Cimahi Selatan dari Padasuka tak sampai satu jam. 

Dia tatap wajah sahabat perjalanannya, ekspresi wajahnya tak tergambar gusar. Rupanya  sahabatnya yang juga seorang ustadz memakai jurus dzikir dan istighfar sebagai penenang, dirinya merasa mendzolimi jamaah Al Islam dengan menunggu dirinya berjam-jam.

Tepat adzan iring-iringan mobil rombongan Ahmad Syaikhu sampai di mulut Gang. Sepatu kiri menapak duluan. Seketika tertangkap kamera...sepatu kanan dalam posisi terangkat, sehingga nampak orang yang biasa dipanggil Ustadz itu berjingkat. 



Ustadz Syaikhu nampak berjingkat, kaki kanan terangkat

Singkat cerita, Syaikhu menuju masjid Al Islam. Segera sepatu dilepas untuk bisa bergabung sholat dzuhur bersama segenap jamaah yang telah sabar menanti lebih dua jam. Nah, saat melepas Sang Sepatu Hitam, Wakil Walikota Bekasi yang saat ini sedang mengambil cuti sejenak menatap sekeliling masjid yang kurang sedap. Nampak tonjolan-tonjolan paku, tandanya masjid sedang berdandan biar lebih luas dan ayu.

Entah apa yang melintas dalam benak Syaikhu saat itu. Yang pasti, mengawali ceramah  dengan mengangkat Hadist Bukhari-Muslim, setelah sebelumnya memohon maaf atas keterlambatan hadir, begini:
”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah istana di surga” (HR Bukhari dan Muslim). Lalu memotivasi jamaah untuk lebih semangat dalam bergotong-royong menyelesaikan pembangunan masjid. 

"Masjid tempat terpancar syiar Islam dan iman sekaligus benteng moral. Disamping tempat kebersamaan kaum muslimin dalam sholat jama’ah, tempat untuk mengagungkan nama Allah. Terlebih jika difungsikan sebagai madrasah, betapa pahala sedekah jariah seseorang terus mengalir meski telah di alam barzah." Terdengar dia menimpali ceramahnya sendiri.

Lalu Calon Wakil Gubernur Jabar yang juga Hafidz  menyambung dengan lantunan Qur'an Surat Araf ayat 96. Nyess...sejuk sekali masuk ke relung hati. Ketua DKM masjid Al-Islam, Bambang Setiyono boleh bernafas lega.  Sungguh jika boleh berterus terang, Bambang sempat khawatir masjidnya akan digunakan ajang kampanye. Nyatanya tak ada bahasa politik dan tak sekalipun menyinggung nomor tiga - nomor urut penjalonannya bersama Sudrajat - disepanjang ceramah di masjidnya.

Syaikhu sangat paham, masjid harus steril dan harus  menanggalkan urusan dunia. Kini  saatnya memaksimalkan perannya sebagai Pemuka Agama.

Tak lupa dalam mensikapi maraknya orang gila yang membidik ulama untuk dijadikan mangsa, Ustadz memotivasi jamaah agar waspada dan merapatkan barisan, terutama waktu subuh. Jika semua warga tua muda kompak memakmurkan masjid, insya Allah yang berperan orang gila akan berpikir dua kali untuk mencederai Ulama atau jamaahnya, itu antara lain pesannya.
 
Ustadz Syaikhu berceramah pandangannya menyapu Ibu-ibu, seketika berbelok membekali para ibu dengan rambu-rambu. Diingatkan bagaimana seharusnya seorang istri membisikkan kata-kata pada suami ketika pamit berangkat ke kantor di pagi hari. Arah bicaranya tak jauh dari memagari agar suami tak terdorong bertindak korupsi. Jika yang diceramahi malah hepi dengan menampilkan contoh istri-istri sahabat nabi, itu memang ciri Ustadz Syaikhu, yang bawaannya selalu... Sik ASYIK. 

Kawan tak percaya?
Coba elus sepatu Ustadz Syaikhu lalu bertanya "Betul kah Ustadz Syaikhu ASYIK?"
Psst...awas bicara sambil mengelusnya jangan kelihatan orang, bisa-bisa bogem melayang, dikira orang gila karbitan...ha ha...

#Frieda
#JuruCatat
Orang Gila Bertanya Pada Sepatu Ustadz Syaikhu Reviewed by Frieda Kustantina on 13.48 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by PKS Kota Bandung © 2014 - 2015
Powered By Bidang Humas, Designed by HnM

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.