Berdasarkan penjelasan Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, kecepatan angin pada saat itu di Stageof Bandung Jalan Cemara tercatat 31.5 km per jam dengan curah hujan 17 mm per jam.
Intensitas tersebut
tergolong lebat dan berpotensi meningkatkan aliran air di permukaan tanah atau
limpasan serta menyebabkan genangan atau banjir. Ilustrasi cuaca ekstrem. /Unsplash.com/Nipun Haidar
Ketua Komisi IV DPRD Kota
Bandung Iman Lestariyono menuturkan, mesti ada mitigasi yang mendalam agar tak
terhindar dari bencana, terutama di lokasi yang rentan terjadi mala, seperti
pergeseran tanah karena arus air.
"Siklon Tropis juga
memungkinkan jumlah air hujan bertambah. Ini biasanya juga air sampai meluap di
beberapa titik," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kepada
tim Pikiran-Rakyat.com.
"Menimbulkan banjir.
Saya pikir ini yang lebih banyak terkait, kemudian juga pohon karena banyak
pohon-pohon yang sudah tua di Kota Bandung juga berpotensi tumbang dan bisa
mengenai pejalan kaki atau pengendara mobil," katanya lagi.
Iman mendorong
dinas-dinas terkait mulai menyisir potensi bencana, seperti pohon tumbang, dan
segera mengantisipasinya. "Kalau sudah tua, pohonnya memang perlu
ditebang," ucapnya menegaskan.
Siklon Tropis
Kepala Stasiun Geofisika
Kelas I Bandung menuturkan, dinamika atmosfer diprakirakan masih mendukung
peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah
Jawa Barat termasuk Bandung Raya.
Fenomena gelombang
atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih aktif serta aktifnya
gelombang Low Frequency yang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan,
potensi terbentuknya daerah belokan dan pertemuan angin di sekitar wilayah Jawa
Barat, dan kondisi labilitas atmosfer pada kategori ringan hingga kuat.
Faktor-faktor itu, kata
Ayu, mendukung peningkatan potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal
di wilayah Jawa Barat. "Terpantau juga pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 90S
di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Bibit Siklon Tropis 90S memberikan
dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca, berupa: Hujan sedang hingga lebat
disertai angin kencang wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa
Timur, dan Bali," ujarnya.
0 Komentar