DPRD Soroti Efektivitas APBD di Tahun Pertama Farhan

 

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi menyoroti efektivitas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia menilai pengelolaan anggaran daerah perlu terus dievaluasi agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Menurut Asep, DPRD mencatat bahwa penyerapan anggaran pada tahun pertama pemerintahan perlu menjadi perhatian serius agar tidak terjadi penumpukan realisasi pada akhir tahun anggaran. Ia menekankan bahwa tingginya serapan anggaran tidak akan berarti apabila kualitas pekerjaan justru menurun karena pelaksanaan program dilakukan secara terburu-buru.

“Serapan yang tinggi tidak ada gunanya jika kualitas pekerjaannya rendah karena terburu-buru mengejar tenggat waktu,” ujar Asep.

Perbaikan Jalan

Selain itu, DPRD mengingatkan agar alokasi anggaran daerah tetap berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebut terdapat tiga pilar utama yang perlu menjadi prioritas dalam penggunaan APBD, yaitu sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Pada sektor pendidikan, DPRD mendorong penambahan ruang kelas maupun pembangunan sekolah baru guna mengatasi keterbatasan daya tampung peserta didik. Di sektor kesehatan, pemerintah kota diminta memastikan layanan rumah sakit dapat diakses masyarakat tanpa hambatan administratif. Sementara itu, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas publik juga dinilai harus tetap menjadi perhatian utama.

Asep menegaskan, pemerintah kota perlu memastikan anggaran daerah tidak habis untuk kegiatan koordinasi yang kurang esensial dan tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

DPRD juga menilai sejumlah program hibah maupun kegiatan yang berjalan selama ini perlu ditinjau ulang. Menurut Asep, terdapat beberapa program yang cenderung hanya mengulang kegiatan dari tahun-tahun sebelumnya tanpa penyesuaian dengan visi dan misi kepala daerah yang sedang menjabat.

Karena itu, DPRD mendorong agar evaluasi program dilakukan secara menyeluruh sehingga setiap kegiatan yang dibiayai APBD benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan Kota Bandung ke depan.

Posting Komentar

0 Komentar