Ketua DPRD Kota Bandung Asep
Mulyadi menyampaikan evaluasi terhadap satu tahun kepemimpinan Wali Kota
Bandung Muhammad Farhan bersama Wakil Wali Kota Erwin. DPRD menilai
pemerintahan saat ini telah menunjukkan iktikad baik dalam membangun komunikasi
dengan berbagai pemangku kepentingan, meskipun dampak kebijakan belum
sepenuhnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Asep mengatakan, tahun pertama
kepemimpinan Farhan–Erwin masih berada dalam fase transisi dan penyesuaian
ritme kerja birokrasi. Kondisi tersebut membuat sejumlah program pembangunan
belum memperlihatkan hasil yang signifikan di tingkat masyarakat bawah.
![]() |
| Wali Kota Bandung Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin |
“Secara umum kami melihat ada niat baik dari pemerintah kota dalam membangun komunikasi dengan berbagai stakeholder. Namun satu tahun ini masih dalam tahap transisi dan penyesuaian ritme kerja birokrasi, sehingga hasilnya belum terlihat secara masif di lapisan masyarakat,” ujar Asep.
DPRD juga menekankan agar
realisasi program pembangunan tetap mengacu pada dokumen perencanaan yang telah
disepakati bersama, khususnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD). Menurut Asep, target pembangunan harus berorientasi pada indikator
makro yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami tidak ingin pembangunan
hanya bersifat seremonial. Target-target makro seperti pengurangan angka
pengangguran dan kemiskinan harus menjadi kompas utama dalam menjalankan
program pembangunan,” katanya.
Dalam evaluasi tersebut, DPRD
menilai masih ada sejumlah sektor yang memerlukan percepatan. Di antaranya
pembangunan infrastruktur jalan serta penataan pasar tradisional yang dinilai
belum menunjukkan lompatan progres yang signifikan dalam tahun pertama pemerintahan
saat ini.
Selain itu, DPRD juga mencatat
adanya celah antara janji kampanye dengan realisasi program dalam bentuk
kebijakan dan penganggaran. Karena itu, lembaga legislatif akan terus
menjalankan fungsi pengawasan agar komitmen politik yang disampaikan kepada
masyarakat benar-benar diwujudkan melalui program kerja di setiap perangkat
daerah.
“Kami akan terus mengingatkan dan
menagih janji-janji politik tersebut agar tidak sekadar menjadi retorika saat
kampanye, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang
dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Bandung,” ujar Asep.

0 Komentar