Indonesia Darurat Idola

idola

Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan adanya fenomena awkarin. Siapa itu awkarin? Awkarin merupakan akun sosial media seorang remaja perempuan yang menimbulkan kontroversi karena postingan-postingan yang membuat netizen geram melihatnya. Mulai dari cara bicaranya yang kasar, postingan seksi yang tidak senonoh bahkan ada juga postingan sedang clubbing ataupun sedang menghisap rokok, gaya hidup yang glamor, sampai gaya pacaran yang vulgar. Bagi kita, yang sudah dewasa, hal-hal yang dilakukan awkarin ini merupakan kesia-siaan hidup yang sangat tidak pantas untuk ditiru. Namun, pernah kah kita mencoba untuk memandang dari sudut pandang lain yaitu sudut pandang follower akun awkarin.

Dilihat dari sudut pandang follower-follower awkarin, ternyata hal-hal yang dilakukan oleh remaja satu ini mendapat sambutan yang baik. Yang lebih memprihatinkan lagi, follower-follower tersebut kebanyakan merupakan usia remaja usia SMP-SMA. Sebagai contoh dalam sebuah gambar ciuman yang di upload awkarin di salah satu sosmednya, banyak komentar seperti “ngenes… pengen deh kaya kakak” /”Relationship goals banget…” dan lain-lain na’udzubillah. Ternyata, banyak remaja di luar sana yang sudah terkonstruk bahwa gaul itu ya seperti awkarin, hidup glamor, pergi clubbing, dan berpacaran.

Sebenarnya, gaya hidup seperti awkarin ini dapat dengan mudah ditemui di pergaulan kota-kota besar apalagi di kota metropolitan seperti Jakarta. GAUL itu ya seperti yang dijelasin sebelumnya, kalo lu gak gitu ya lu gak gaul. Pemahaman konsep gaul seperti awkarin ini memang udah menyebar luas di Indonesia, apalagi dengan adanya sinetron-sinetron yang tayang di tv, pemikiran ini semakin menggerogoti para remaja. “Oooh jadi remaja gaul itu seperti itu yang ada di sinetron… yang ada di tv… yang nge hits di instagram bukan remaja yang punya prinsip, menjaga diri, dan juga syarat prestasi”

Dengan dijadikannya Awkarin dan artis-artis sinetron menjadi idola, maka remaja di Indonesia pun akan cenderung melakukan hal-hal serupa agar sama dengan idolanya. Saat ini, sediki sekali sosok yang patut untuk dijadikan sosok idola bagi remaja di Indonesia. Coba kita hitung, ada berapa remaja di Indonesia yang mengidolakan Rasulullah ataupun sahabat-sahabatnya yang notabene kebanyakan saat itu masih berusia muda dan sangat berpengaruh besar dalam peradaban Islam bahkan dunia? Jangankan mengidolakan,mungkin kenal atau tahu saja tidak. Oleh karena itu, penting mengenalkan sosok-sosok idola remaja yang baru untuk menjadi counter attack konstruksi yang sudah berkembang di masyarakat. Bahwa, gaul dalam islam itu seperti apa sih. Generasi penerus yang dibutuhkan bangsa itu seperti apa. (Lilis)

Posting Komentar

0 Komentar