Top Ad unit 728 × 90

Mia Rambe, Meneladani Negri Sebrang (bag. 4)

Masjid Al-Fatih, Istambul


Dulu di Turki wanita yang bekerja hanya dapat cuti melahirkan sebentar, sekarang wanita bekerja yang melahirkan mendapat cuti 3 bulan dengan tetap menerima gaji penuh tanpa potongan. Bahkan warga yang baru melahirkan diberikan semacam uang menyusui (emzirme parasi) sebesar 200 lira  untuk anak pertama, anak kedua 400 lira, anak ketiga 600 lira, kebijakan baru ini semenjak tahun lalu. Teman saya menceritakan anak pertamanya yang lahir tahun 2009 dapat uang menyusui dari pemerintah hanya 50 lira. Anak ke 2 yang lahir  tahun 2014 kemaren dapat 90 lira. Sekarang beliau sedang hamil anak ketiga dan katanya Insya-Allah akan menerima uang menyusui dari pemerintah sekitar 600 lira (kurang lebih rp 3jt ). Sebuah perhatian yang sangat baik dari pemerintah. Mirip seperti ketika saya hamil anak pertama di Toulouse Perancis, waktu itu juga saya mendapat tunjangan  kehamilan tiap bulan yang jumlahnya lebih besar dari gaji bulanan saya sebagai PNS.

Erdoğan menganjurkan rakyatnya untuk punya anak lebih dari tiga
Rata rata orang Turki punya anak hanya 2 atau 1 orang saja. Teman saya yang sedang hamil itu beberapa kali ditanya oleh orang-orang Turki  "kamu hamil karena keinginan atau accident (maksudnya tanpa perencanaan)? Karena temen saya itu masih punya Zahide bayinya yang baru 1,5 tahun. Mereka heran karena biasanya orang Turki punya anak satu atau dua saja.

- Peran politik perempuan
Perempuan juga terlibat dalam dunia  perpolitikan. Bahkan pernah tahun 1994-1996 Perdana Mentri Turki adalah seorang perempuan. Dulu perempuan yang berjilbab sangat dibatasi peran politiknya. Sekarang banyak wanita berjilbab yang maju dan terlibat dalam politik juga banyak yang menjadi hakim, pengacara dan lain-lainnya.

- Terkait pendidikan teman saya menceritakan di Turki semua gratis . Dari mulai SD sampai Universitas. Tapi hanya untuk yang negeri/ milik pemerintah. Kalau sekolah swasta biasanya biaya sendiri. Kualitas sekolah-universitas negeri disini juga bagus menurutnya, ada juga masyarakat disini yang pilih swasta karena international school dengan guru guru dari luar. Untuk kuliah di Perguruan Tinggi Negeri juga gratis, tentunya harus melalui ujian masuk dulu dan meraih point score seperti di Indonesia seperti UMPTN . Kalau lolos dan mencapai point score yang di maksud tinggal daftar dan masuk perkuliahan di universitas yang dituju. Buku-buku juga diberi oleh pemerintah. Ini pengalaman  Zeynep anaknya sekarang SD kelas 1. Buku satu set diberikan gratis oleh sekolah (sekitar 4 mata pelajaran, untuk 2 semester plus 1 buku untuk belajar musik/lagu2 turki). Yang di sayangkan menurutnya  sangat banyak sisipan materi sejarah tentang mustafa kemal yang di kenal sebagai ataturk (bapaknya turki).  Pengagungan dan penokohan ataturk ini sejak SD sampai ke PT
Dalam setahun ada 5 kali hari besar peringatan yang dibuat untuk ataturk ini. Salah satunya, agenda Hari anak, 23 april. Ada penampilan anak-anak dari mulai dansa/tari turki, baca puisi ataturk, tampilan menyanyi lagu anak-anak tersebut. Hari lainnya ada hari pemuda, hari republik turki (kemerdekaan alias jatuhnya ottoman empire), dan hari kematian ataturk.

Sekitar hampir satu pekan saya berada di Turki saya bisa menilai sikap masyarakatnya , ada yang sangat menyanjung tinggi Kemal ataturk tokoh sekulerisem ada juga sebaliknya.

Tapi yang jelas tokoh nomor satu Turki sekarang yaitu presiden Erdogan sudah berjuang dan berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya demikian rupa.sehingga sebagian besar rakyat Turki sangat mencintai pemimpinnya

Demikian catatan saya mengenai Turki, semoga Negara Indonesia yang kita cintai ini suatu saat kesejahteraan  rakyatnya bisa menyamai rakyat Turki yang sejahtera,dengan pemimpin yang mencintai dan dicintai rakyatnya, menjadi  negeri yang  Baldatun Thoyyibatun wa Robbun ghofur.
Aamiin.


13 Syawal 1437 H


Salmiah Rambe, S.Pd.I
Anggota Komisi D
DPRD Kota Bandung Fraksi PKS
Mia Rambe, Meneladani Negri Sebrang (bag. 4) Reviewed by alimoel soekarno on 14.38 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by PKS Kota Bandung © 2014 - 2015
Powered By Bidang Humas, Designed by HnM

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.