Top Ad unit 728 × 90

Dari Bandung untuk Mesir, Ribuan Massa Kutuk Aksi Militer Mesir

Selepas Shalat Jum'at , 16 Agustus 2013,. ribuan massa dari berbagai sudut kota Bandung melakukan aksi kemanusiaan Peduli Mesir.

Aksi  dimulai dari PUSDAI Bandung dan longmarch menuju Gedung Sate Bandung tersebut, diisi oleh orasi dari beberapa tokoh diantaranya Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat), Ust. Hilmi Aminudin, Lc,  Ust. Wildan, dan tokoh lainnya.

Aher dalam orasinya menyebutkan Bahwa Tragedi Mesir adalah Tragedi kemanusiaan, seharusnya kepedulian terhadap mesir tidak dibatasi oleh wilayah, agama dan bangsa. Pelanggaran terhadap HAM dimanapun harus segera dihentikan. Apalagi secara historis, Mesirlah yang pertama kali mengakui kemerdekaan RI. Bahkan ketika Belanda mendompleng sekutu untuk kembali menjajah Indonesia, Mesirlah yang melakukan upaya menghalangi kapal-kapal yang mengangkut perbekalan tentara Belanda.

Dalam Orasi yang lain Ust. Hilmi menegaskan bahwa setelah perjanjian Camp. David tahun 1979, Pemerintah AS memberikan bantuan untuk 550 orang perwira Mesir pertahun untuk dididik di AS. Selama 30 tahun, jumlah perwira yang dididik di AS mencaai ribuan, dan mereka inilah yang dengan tega membantai bangsanya sendiri karena hutang budi pada AS.

Lewat aksi ini, Dunia harus melihat, bahwa Seluruh bangsa di dunia mengutuk aksi yang dilakukan militer Mesir. Bandung sudah memulai, Indonesia sudah memulai, seluruh dunia sudah memulai, 
From Bandung With Love to Egypt,... We Pray for You,...  

Seharusnya As-Sisi seperti ini, dan kelak akan seperti ini,....

Gubernur Wilayah berpenduduk Muslim terbesar di Indonesia,... Wahai Mesir, masih ada pemimpin kami yang membelamu,.... 

Ust. Hilmi Aminuddin,... 
Kami Bersamamu wahai Rakyat Mesir
Dari Bandung untuk Mesir, Ribuan Massa Kutuk Aksi Militer Mesir Reviewed by PKS Bandung on 17.14 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by PKS Kota Bandung © 2014 - 2015
Powered By Bidang Humas, Designed by HnM

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.