Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana meminta Pemerintah Kota Bandung segera mengaudit pohon-pohon tumbang.
DRPD Kota Bandung, kata Andri, akan terus mengawasi kinerja Pemerintah
Kota Bandung dan akan turun ke lapangan untuk melihat efektivitasnya
menyelesaikan masukan-masukan yang sudah disampaikan. Hujan deras dan angin kencang itu menyebabkan puluhan pohon tumbang di wilayah Bandung Raya.
"Pemerintah Kota Bandung harus sesegera mungkin mempublikasi kepada
masyarakat terkait potensi-potensi bencana," tutur politisi Partai
Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Selasa, 7 April 2026.
Pemetaan titik-titiknya, kata Andri, mesti segera disampaikan agar
masyarakat bisa berhati-hati bila melintas ke kawasan tersebut.
"Yang paling penting, siapa yang akan bertanggung jawab. Yang
jelas, Pemerintah Kota Bandung harus bertanggung jawab terhadap semua yang
terjadi, khususnya terkait pohon tumbang," ujarnya.
Ia mengungkapkan, peringatan yang disampaikan
bukan kali pertama. Pada periode sebelumnya juga sudah disampaikannya.
Santunan
Pohon tumbang di Kota Bandung memakan korban jiwa. Namanya Diding. Gugur
karena pohon tumbang di kawasan Bojong. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pun
secara langsung menyampaikan santunan ke keluarga mendiang Diding di Pendopo
Kota Bandung, Ahad lalu.
Santunan yang diberikan Rp50 juta. Ia berharap santunan itu bisa
membantu perekonomian keluarga yang ditinggalkan.
"Meskipun kami menyadari bahwa tidak ada yang bisa menggantikan kehadiran
almarhum," katanya menerangkan.
Diding meninggalkan seorang istri bernama Lisna dan empat orang anak.
Satu anak dewasa dan tiga lainnya masih usia sekolah. Farhan menyatakan,
peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemerintah untuk terus meningkatkan upaya
mitigasi risiko, khususnya terkait keselamatan warga dari potensi bencana di
ruang publik.
0 Komentar