Sebanyak 80 warga Kota Bandung resmi menuntaskan pelatihan cukur rambut (barber) intensif yang digelar selama sepuluh hari, terhitung sejak 20 hingga 30 April 2026. Program pemberdayaan ini merupakan realisasi dari Pokok Pikiran (Pokir) Eko Kurnianto, Anggota Legislatif Dapil 1 sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung, yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung.
Pelatihan yang dipusatkan
di Kampus Aryanti, Cicendo, ini dibagi menjadi empat kelas untuk menjamin
efektivitas pengajaran. Di bawah bimbingan instruktur berpengalaman, Coach
Syukron dan Coach Yadi, para peserta dari berbagai latar belakang usia ini
digembleng mulai dari teknik dasar hingga penguasaan gaya rambut modern yang
sedang tren.
Eko Kurnianto menegaskan
bahwa agenda ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga di daerah
pemilihannya. Tak tanggung-tanggung, politikus PKS ini melontarkan tantangan
terbuka bagi peserta yang serius ingin terjun ke dunia usaha pasca-pelatihan.
Eko menyatakan kesiapannya untuk menjadi investor bagi mereka yang siap naik
kelas ke jenjang wirausaha.
“Tujuannya adalah
lahirnya pengusaha-pengusaha baru di bidang barber yang mandiri. Bagi yang
memiliki keseriusan tinggi, saya siap mendukung sebagai investor untuk memulai
usaha mereka,” ujar Eko.
Selama kegiatan, Mukhsin
selaku Liaison Officer (LO) Eko Kurnianto, turut membersamai proses belajar
peserta dari pembukaan hingga penutupan. Menurutnya, antusiasme warga sangat
tinggi karena materi yang diberikan sangat relevan dengan peluang ekonomi saat
ini. Pada sesi penutupan, Mukhsin mewakili Eko memberikan penghargaan khusus
kepada empat peserta terbaik dari setiap kelas sebagai bentuk apresiasi atas
dedikasi mereka.
Sebagai modal awal untuk
mandiri, setiap peserta dibekali dengan uang transport dan satu set lengkap
peralatan barber profesional. Dengan pemberian alat ini, warga diharapkan tidak
lagi terkendala masalah modal fasilitas saat ingin langsung membuka jasa
pangkas rambut secara mandiri.
Langkah ini dipandang
sebagai upaya konkret dalam menekan angka pengangguran dan memperkuat ekonomi
kerakyatan di Kota Bandung melalui sektor jasa kreatif yang terus bertumbuh
0 Komentar