Bencana Bukan Cuma Takdir, DPRD Kota Bandung Dorong Masyarakat Dibekali Mitigasi

 Kota Bandung, Jawa Barat, berada di Cekungan Bandung yang dibayang-bayangi potensi bencana. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono mengungkapkan, sebagai upaya untuk mengantisipasi mesti adanya mitigasi, salah satunya dengan sosialisasi.

Minimal, kata dia, masyarakat memahami kalau selain takdir, musibah juga ada yang datang lantaran ulah manusia. Dan, musibah lantaran tangan manusia itu yang menurutnya mesti diwaspadai.

Lokasi Sesar Lembang

"Terkhusus bencana longsor dan banjir, pada dasarnya tanah dan air itu kan menuju ke titik kestabilan. Kalau struktur tanah dan bebatuan di Kota Bandung itu labil pasti akan bergeser," kata dia di Bandung, Kamis, 12 Februari 2026.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan, salah satu kawasan yang rawan bencana adalah Kecamatan Cidadap.

"Selain itu, ancaman bencana Sesar Lembang yang terus bergerak menuju kestabilan. Kemudian, adanya Cekungan Bandung yang secara permukaan air tanah juga terus menurun," ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan beberapa faktor yang berkelindan dan mesti diperhatikan. Iman pun menegaskan, sosialisasi merupakan langkah penting lantaran setiap orang berperan penting dalam menyelamatkan diri dan keluarga.

"Penguatan di lereng-lereng sekitar Cidadap juga jangan dibiarkan. Kemudian kirmir-kirmir seperti di kawasan Ciumbuleuit itu juga mesti ada penguatan. Dicari saja titik-titik yang perlu ada penguatan itu yang didahulukan," kata dia.

"Karena ini kan lintas kedinasan, bukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saja. Perlu kolaborasi, tidak sendirian."

Siap Hadapi Bencana

Pada akhir Januari 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung memastikan bersiap siaga menghadapi potensi bencana, terkhusus di kawasan dengan tingkat kerawanan cukup tinggi.

Soni Bakhtiar, Kepala Disdamkartaman Kota Bandung, mengungkapkan seluruh personel dan peralatan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.

Menurutnya, BPBD Kota Bandung bahkan sudah memetakan titik-titik berisiko dan menjadi acuan Disdamkarmatan dalam menyusun strategi kesiapsiagaan dan penempatan personel.


Posting Komentar

0 Komentar